KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

DUA PENULIS PENERBIT GRASINDO BRIAN KHRISNA DAN M. SUTANDI RAIH PENGHARGAAN BERGENGSI DALAM AJANG IKAPI AWARDS 2026 DI IIBF

A
Admin Kampuspers 13 Oktober 2026, 19:48 WIB
3 min baca 3 views
DUA PENULIS PENERBIT GRASINDO BRIAN KHRISNA DAN M. SUTANDI RAIH PENGHARGAAN BERGENGSI DALAM AJANG IKAPI AWARDS 2026 DI IIBF
"Dua penulis berbakat naungan Penerbit Grasindo, Brian Khrisna dan M. Sutandi, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan memboyong piala IKAPI Awards 2026 pada ajang Indonesia International Book Fair (IIBF) di Jakarta Convention Center, di mana Brian Khrisna dinobatkan sebagai Writer of the Year atas konsistensinya di sastra populer, sementara M. Sutandi meraih penghargaan Children’s Book of the Year lewat bukunya yang berjudul Whispers of the Shadow, Three Tales of Wonder (Self-Discovery Season)."

KAMPUSPERS (13/10/2026) JAKARTA - Brian Khrisna dan M. Sutandi, dua penulis berbakat di bawah naungan Gramedia Widiasarana Indonesia (Penerbit Grasindo) menoreh prestasi membanggakan di kancah nasional.

Kedua penulis tersebut memboyong piala dalam ajang IKAPI Awards 2026 yang diserahkan dalam acara pembukaan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 pada Senin (5/10/2026) di Jakarta Convention Center (JCC).

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IKAPI, IIBF, serta Penerbit Grasindo dan para pembaca yang selalu menemani perjalanan saya. Bagi saya, menulis adalah cara untuk merawat kisah-kisah kehidupan dan memberi ruang refleksi bagi kita semua,” ujar Brian Khrisna saat menerima penghargaan dikutip dari rilis pers pada Selasa (13/10/2026).

Perjalanan Brian Sutandi hingga raih IKAPI Awards 2026 Dalam perhelatan ini, Brian Khrisna dianugerahi penghargaan sebagai Writer of the Year atas kontribusinya di dunia sastra populer Indonesia. Sementara itu, M. Sutandi sukses raih penghargaan Children’s Book of the Year lewat bukunya yang bertajuk Whispers of the Shadow, Three Tales of Wonder (Self-Discovery Season).

Anne Carson, antara Sastra Klasik dan Kontemporer Artikel Kompas.id Di balik rasa bangga dan bahagia kedua penulis saat mendapatkan penghargaan bergengsi bagi insan perbukuan nasional, tentunya ada perjalanan panjang dalam berkarier.

Pencapaian Brian Khrisna sebagai Writer of the Year menandai puncak perjalanan karier kepenulisannya yang dimulai sejak 2016 lewat karya “Merayakan Kehilangan”. Penulis asal Bandung ini dikenal luas melalui karya populer seputar kehidupan, relasi, dan refleksi diri, seperti Kudasai (2019), Sisi Tergelap Surga (2023), Bandung Menjelang Pagi (2024), 23:59 (2025), Setelah Melompat Aku Ingin Hidup (2026) hingga novel terpopuler Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (2025) yang kini bersiap diadaptasi ke layar lebar.

Sementara itu, M. Sutandi lewat karya bertajuk “Whispers of the Shadow, Three Tales of Wonder (Self-Discovery Season)” memberi kedalaman tersendiri. Bukunya dilengkapi ilustrasi penuh warna ini dirancang untuk mengajak pembaca anak menjelajahi nilai kehidupan secara hangat dan interaktif.

Setelah memenangkan penghargaan ini, M. Sutandi, penulis buku yang meraih penghargaan di kategori literasi anak berharap dapat mengembangkan literasi anak Indonesia dan bukunya menjadi jendela pengetahuan, ruang imajinasi, dan pemantik bagi anak-anak untuk mencintai membaca sejak dini.

“Saya berharap buku Whispers of the Shadow dapat terus menjadi jendela pengetahuan, ruang imajinasi, serta pemantik rasa cinta membaca sejak dini bagi generasi penerus bangsa," harap M. Sutandi. Brian Khrisna juga mengungkapkan hal serupa dengan M. Sutandi.

Ia mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi pemantik bagi dirinya untuk terus berkarya dan menghadirkan cerita yang lebih dekat di hati para pembacanya.

“Penghargaan ini menjadi pemicu untuk terus berkarya dan menghadirkan cerita yang dekat di hati pembaca." ungkap Brian Khrisna saat menerima penghargaan.

Bagikan:

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!