KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

UNIVERSITAS TERBUKA GRATISKAN UKT BAGI MAHASISWA TERDAMPAK GEMPA FLORES NTT

A
Admin Kampuspers 19 Agustus 2026, 16:27 WIB
2 min baca 1 views
UNIVERSITAS TERBUKA GRATISKAN UKT BAGI MAHASISWA TERDAMPAK GEMPA FLORES NTT
"Universitas Terbuka (UT) siap membebaskan uang kuliah tunggal (UKT) dan memberikan bantuan finansial bagi mahasiswanya yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, NTT (khususnya wilayah Maumere dan sekitarnya). Selain bantuan dana, UT memberikan kelonggaran akademik berupa penundaan jadwal ujian akhir di semester yang sama serta menerapkan layanan pembelajaran jarak jauh berbasis offline jika jaringan internet terganggu. Skema tanggap bencana ini merupakan kebijakan rutin yang telah diterapkan UT pada musibah terdahulu seperti di Aceh, Nias, dan Padang."

KAMPUSPERS Universitas Terbuka (UT) siap membebaskan alias menggratiskan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa terdampak bencana gempa bumi yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 lalu.

Rektor UT, Prof. Ali Muktiyanto mengatakan saat ini pihaknya tengah mendata mahasiswanya, terutama yang terdampak di wilayah Maumere dan sekitarnya.

"Kita segera akan dapatkan datanya dan kita akan berikan bantuan semaksimal mungkin, sesuai dengan kadar musibah yang diterima, mulai dari pembebasan UKT kemudian bantuan lainnya, dan seterusnya," kata Ali, Rabu (19/8/2026).

Selain bantuan finansial tersebut UT juga memberikan kelonggaran dan relaksasi khusus terkait akademik, yakni penyelenggaraan ujian akhir.

Tom Holland dan Bocoran Spiderman Baru Artikel Kompas.id "Jadi, penyelenggaraan ujian boleh jadi mereka harus agak tertunda dari rekan-rekannya yang lain dan sebagainya, tapi tetap dalam semester yang sama," sambung Ali.

Sebagaimana diketahui, UT merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) perintis skema pendidikan jarak jauh. UT pun telah menyiasati kendala itu dengan menyiapkan skenario pelayanan akademik berbasis luring (offline) agar roda pembelajaran tetap berputar.

"Ketika jaringan internet tidak bisa berfungsi dengan baik, maka kita punya pendidikan jarak jauh secara yang di-deliver secara offline," ujar Rektor UT.

Menurutnya, pemberian bantuan serupa bukan hal baru bagi UT mengingat telah memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung pendidikan para mahasiswa korban bencana. Dukungan seperti ini pernah dijalankan pada saat bencana menghampiri wilayah Aceh, Nias, hingga Padang dahulu.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!