KABUT ASAP AKIBAT KARHUTLA SELIMUTI PAPUA SELATAN, TIGA KABUPATEN TERPAKSA LAKUKAN SEKOLAH DARING DEMI KESEHATAN SISWA
KAMPUSPERS (13/10/2026) JAYAPURA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Papua, termasuk Papua Selatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan menyatakan aktivitas belajar-mengajar di tiga dari empat kabupaten kini dilakukan secara daring atau online, Selasa (13/10/2026).
Siswa terpaksa belajar dari rumah karena kabut asap karhutla menyelimuti wilayah itu. Kegiatan belajar mengajar daring di tiga kabupaten yakni Kabupaten Boven Digoel, Mappi dan Asmat, dilakukan secara daring.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Paskalis Prayitno mengatakan pihaknya terus memantau dampak kabut asap terhadap kegiatan belajar mengajar.
"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan terus melakukan monitoring terkait perkembangan kabut asap di empat wilayah dan mendukung langkah yang diambil pemda setempat terkait belajar secara daring, mengingat bila tetap dilakukan di sekolah dikhawatirkan berdampak kepada kesehatan para pelajar," kata Prayitno di Jayapura, Papua.
Prayitno mengatakan, untuk Kabupaten Merauke, aktivitas belajar mengajar masih dilakukan secara luar jaringan atau tatap muka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!