KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya
BREAKING NEWS
Fokus

Headline Utama

DUA PENULIS PENERBIT GRASINDO BRIAN KHRISNA DAN M. SUTANDI RAIH PENGHARGAAN BERGENGSI DALAM AJANG IKAPI AWARDS 2026 DI IIBF
Event 7 jam yang lalu 4 views

DUA PENULIS PENERBIT GRASINDO BRIAN KHRISNA DAN M. SUTANDI RAIH PENGHARGAAN BERGENGSI DALAM AJANG IKAPI AWARDS 2026 DI IIBF

Dua penulis berbakat naungan Penerbit Grasindo, Brian Khrisna dan M. Sutandi, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan memboyong piala IKAPI Awards 2026 pada ajang Indonesia International Book Fair (IIBF) di Jakarta Convention Center, di mana Brian Khrisna dinobatkan sebagai Writer of the Year atas konsistensinya di sastra populer, sementara M. Sutandi meraih penghargaan Children’s Book of the Year lewat bukunya yang berjudul Whispers of the Shadow, Three Tales of Wonder (Self-Discovery Season).

Oleh: Admin Kampuspers Baca Selengkapnya

Pilihan Redaksi

Rekomendasi Artikel Spesial

Berita Terkini

Update Terpercaya Setiap Hari
ATASI DARURAT KEKERASAN SEKOLAH, KOMNAS HAM DAN PEMKOT BOGOR GELAR PELATIHAN SEKOLAH RAMAH HAM BAGI GURU BK SMP Pendidikan

ATASI DARURAT KEKERASAN SEKOLAH, KOMNAS HAM DAN PEMKOT BOGOR GELAR PELATIHAN SEKOLAH RAMAH HAM BAGI GURU BK SMP

Menanggapi maraknya kekerasan pelajar dan status darurat pelanggaran HAM di lingkungan pendidikan, Komnas HAM bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Ramah HAM (SRHAM) bagi 30 guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SMP pada 15–17 September 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor. Kegiatan intervensi strategis ini bertujuan memperkuat kapasitas guru BK sebagai pembela HAM di garis terdepan dalam merespons tingginya kasus perundungan, kekerasan seksual, hingga tawuran pelajar yang mendominasi anak usia SMP di Kota Bogor. Melalui metode partisipatif, pelatihan ini dibekali penyusunan Rencana Aksi Implementasi SRHAM berbasis prinsip SMART serta pemantauan berkala guna mewujudkan empat pilar komitmen daerah, yakni bebas diskriminasi, bebas kekerasan, inklusif, dan partisipatif demi terciptanya budaya sekolah yang aman dan humanis.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
8 min baca
UGM JADI TUAN RUMAH KONFERENSI PEDOMETRICS 2026 PERTAMA DI ASIA TENGGARA UNTUK DORONG KETAHANAN PANGAN DAN TEKNOLOGI SOIL INTELLIGENCE Kampus

UGM JADI TUAN RUMAH KONFERENSI PEDOMETRICS 2026 PERTAMA DI ASIA TENGGARA UNTUK DORONG KETAHANAN PANGAN DAN TEKNOLOGI SOIL INTELLIGENCE

Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT) Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan University of Sydney sukses menyelenggarakan konferensi internasional Pedometrics 2026 di Bali pada 14–18 September 2026, yang menandai kali pertama gelaran ilmiah bidang ilmu tanah kuantitatif ini dilaksanakan di kawasan Asia Tenggara. Diikuti sekitar 120 peserta dari 19 negara, konferensi bertema Intelligence, Integration, and Innovation in Soil Science ini menjadi wadah strategis untuk menjembatani kesenjangan kapasitas teknis, memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan penginderaan jauh, serta memperkuat riset ilmu tanah guna mendukung ketahanan pangan nasional dan menghadapi tantangan perubahan iklim. Selain diskusi ilmiah dan presentasi riset, rangkaian acara ditutup dengan field trip edukatif ke berbagai situs geologi di Bali untuk mendalami fenomena lingkungan secara langsung, sejalan dengan komitmen UGM dalam memperluas kolaborasi riset global yang berkelanjutan.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
4 min baca
Iklan Sponsor
DEKAN FK-KMK UGM TEGASKAN KESIAPAN PANDEMI HARUS BERKEADILAN DAN MELEDAKKAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT RENTAN DI FORUM GLOBAL NEW YORK Kampus

DEKAN FK-KMK UGM TEGASKAN KESIAPAN PANDEMI HARUS BERKEADILAN DAN MELEDAKKAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT RENTAN DI FORUM GLOBAL NEW YORK

RINGKASAN BERITA Dekan FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Yodi Mahendradhata, menegaskan dalam forum internasional The NUS-Lancet PRIME Commission Report di New York bahwa kesiapan menghadapi pandemi tidak cukup hanya bergantung pada ketersediaan vaksin dan fasilitas kesehatan, tetapi harus memastikan setiap kebijakan dapat diterapkan secara adil hingga ke kelompok paling rentan seperti masyarakat yang hidup di jalanan. Beliau menyoroti bahwa ketidakpatuhan aturan seperti stay at home atau isolasi sering kali disebabkan oleh tidak tersedianya pilihan hidup bagi masyarakat rentan, sehingga kebijakan perlu diuji berdasarkan realitas kehidupan, mengeliminasi hambatan administratif, serta memadukan perlindungan kesehatan dengan kebutuhan dasar seperti pangan dan tempat tinggal. Selain itu, ditegaskan pula pentingnya kolaborasi antarnegara di kawasan regional serta peran perguruan tinggi sebagai jembatan antara komitmen global dan kebutuhan masyarakat akar rumput guna mewujudkan perlindungan kesehatan yang menaikkan hak, martabat, dan keadilan bagi semua.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
5 min baca
LULUSAN S-1 BISNIS UNIVERSITAS PRASETIYA MULYA TIMOTHY ANTONIUS KEMBALI KE DESA KEMBANGKAN AGROBISNIS BERDAMPAK SOCIAL Kampus

LULUSAN S-1 BISNIS UNIVERSITAS PRASETIYA MULYA TIMOTHY ANTONIUS KEMBALI KE DESA KEMBANGKAN AGROBISNIS BERDAMPAK SOCIAL

Timothy Antonius, alumnus Program S-1 Bisnis Universitas Prasetiya Mulya tahun 2025, memilih kembali ke desa untuk mengelola dan membesarkan agrobisnis keluarga serta membangun perkebunan pisang premium di Subang. Berbekal pembelajaran berbasis industri dan proyek nyata dari bangku kuliah, kini ia menjabat sebagai Direktur PT CIFA Indonesia yang mengelola peternakan sapi di Sumatera, perkebunan jeruk di Medan, hingga perkebunan manggis, durian, dan pisang di Subang dengan memberdayakan masyarakat lokal. Dalam lima tahun ke depan, Timothy berencana mengembangkan kawasan perkebunannya menjadi ekosistem agrowisata dan pusat edukasi pertanian guna memperluas dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
4 min baca
MENDIKDASMEN TEGASKAN EKSTRAKURIKULER KORPS KADET REPUBLIK INDONESIA DI SEKOALAH TIDAK WAJIB DIIKUTI SISWA Pendidikan

MENDIKDASMEN TEGASKAN EKSTRAKURIKULER KORPS KADET REPUBLIK INDONESIA DI SEKOALAH TIDAK WAJIB DIIKUTI SISWA

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) pada jenjang pendidikan menengah bersifat pilihan dan tidak wajib diikuti oleh siswa. Hal tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, di mana Pramuka tetap menjadi satu-satunya ekstrakurikuler yang diwajibkan di sekolah. Selain kepesertaan yang didasarkan pada minat murid, materi pelaksanaan KKRI diserahkan sepenuhnya kepada fleksibilitas masing-masing sekolah, sehingga siswa dan orang tua diharapkan dapat mempertimbangkan keterlibatan kegiatan ini secara bijak demi menjaga keseimbangan antara pengembangan soft skills dan prestasi akademik.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
2 min baca